Bagaimana cara mengelola lembaga PAUD agar diminati masyarakat ?

Oleh: Ririn Mashuriyah, S.Pd (Pengawas Madrasah tingkat Dasar RA/MI KEMENAG Kab. Pasuruan  Pembina RA. Anak)

Menjadi Lembaga PAUD yang diminati masyarakat, merupakan impian bagi setiap Lembaga PAUD. Bukan hal yang mudah untuk mewujudkan hal itu, namun juga bukan sesuatu yang sulit, bagi Lembaga PAUD yang mau bekerja keras. Beberapa indikator yang bisa dijadikan acuan dalam mengembangkan Lembaga PAUD adalah Standar Nasional Pendidikan (SNP) PAUD yang tertuang dalam Permendikbud 146 tahun 2014.

Dalam Permendikbud 146 tahun 2014 dijelaskan standar yang harus dipenuhi oleh Lembaga PAUD agar menjadi lembaga yang berkualitas. Salah satu indikator mutu Lembaga PAUD adalah nilai akreditasi. Dengan demikian hal pertama yang harus diperhatikan oleh Lembaga PAUD adalah pembenahan 8 standar yang sudah diatur dalam Permendikbud tersebut. Untuk mewujudkan hal tersebut,tentunya diperlukan biaya, dan kerja keras dari seluruh komponen Lembaga PAUD, mulai dari Badan Pengelola, Kepala, Sekolah, Guru dan Orangtua murid serta masyarakat.

Pada kenyataannya sebagian besar Lembaga PAUD  utamanya Lembaga PAUD swasta mengalami kesulitan dalam memenuhi standar tersebut akibat kurangnya dana yang dimiliki. Sebagian besar Lembaga PAUD swasta hanya mengandalkan sumber pendanaan dari biaya SPP yang dibayarkan anak setiap bulan dengan nominal yang rendah, rata-rata  mulai dari 10 ribu hingga 50 ribu. Sumber dana yang didapat ini tidak seimbang dengan kebutuhan Lembaga PAUD dalam menyelenggarakan pembelajaran. Bahkan di beberapa tempat, guru rela tidak digaji, agar pelaksanaan pembelajaran tetap berlangsung. Jadi boro-boro memenuhi SNP, untuk memenuhi keutuhan sehari-hari saja belum cukup.

Pada kenyataannya sebagian besar Lembaga PAUD  utamanya Lembaga PAUD swasta mengalami kesulitan dalam memenuhi standar tersebutakibat kurangnya dana yang dimiliki. Sebagian besar Lembaga PAUD swasta hanya mengandalkan sumber pendanaan dari biaya SPP yang dibayarkan anak setiap bulan dengan nominal yang rendah, rata-rata  mulai dari 10 ribu hingga 50 ribu. Sumber dana yang didapat ini tidak seimbang dengan kebutuhan Lembaga PAUD dalam menyelenggarakan pembelajaran. Bahkan di beberapa tempat, guru rela tidak digaji, agar pelaksanaan pembelajaran tetap berlangsung. Jadi boro-boro memenuhi SNP, untuk memenuhi keutuhan sehari-hari saja belum cukup.

Mengelola lembaga PAUD agar diminati masyarakat dapat dilakukan dengan cara :

  1. Menunjukkan kualitas dan hasil pembelajaran yang langsung tampak dampaknya serta bisa dirasakan oleh wali murid seperti mengajarkan anak sopan santun :
  • Bagaimana cara meminta seuatu kepada orang tua,
  • Mengucapkan terima kasih bila diberi sesuatu atau diberi pertolongan
  • Memberikan dan menerima sesuatu dengan tangan kanan
  • Dsb
  1. Mengadakan komunikasi yang baik dengan orangtua murid seperti mensosialisasikan visi, misi dan tujuan lembaga PAUD melalui rapat atau pertemuan wali murid. Dengan maksud dan tujuan lembaga :
  • Mempunyai kesamaan tujuan serta persepsi dalam mendidik anak.
  • Apa yang telah diajarkan di PAUD bisa dilanjutkan di rumah
  • Dsb
  1. Mewadahi kreativitas dan prestasi anak yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat, Salah satu cara bisa dilakukan melalui pentas seni atau gebyar anak sholeh, dsb
  2. Proses pembelajaran melibatkan masyarakat.Misalnya kegiatan bercocok tanam yang dilaksanakan di kebun masyarakat, kegiatan mengenal binatang, ikan, kambing, sapi dan lain-lain, di kolam atau kandang milik masyarakat.
  3. Alat Permainan Edukasi (APE) luar yang lengkap
  4. Guru mempunyai kepribadian yang baik di masyarakat.

Lembaga PAUD yang ada di bawah naungan LPPQ Al-Karim Jawa Timur telah melakukan upaya-upaya tersebut antara lain mengadakan Workshop Manajemen Berbasis PAUD, dengan membedah 8 standar pendidikan melalui instrument akreditasi PAUD sebagai acuan Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang berlaku saat ini. Juga membekali para guru PAUD melalui pembinaan-pembinaan rutinnya maupun mengadakan festival santrinya.

 

Semoga bermanfaat….