NU PENEGAK PANJI AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH

Sekitar 500 orang peserta ikut hadir dari kalangan masyarakat nahdliyin juga menjadi mata kuliah ASWAJA bagi para mahasiswa UNUSIDA serta penguatan akidah Ahlussunnah Wal Jamaah bagi para karyawan RSI NU Siti Hajar Sidoarjo yang juga turut hadir dalam  kajian bedah buku berjudul NU Penegak Panji Aswaja karangan KH Munir Hasyim Latif di Masjid Agung Sidoarjo, Ahad (19/5/2019).

Dr. KH. M. Sholeh Qosim memberikan penguatan kepada jamaah bahwa kajian kali ini tidak hanya membahas isi buku, namun sosok pelaku sejarah yang menjadi penulis buku tersebut. Karena beliau merupakan santri Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari yang menjadi komandan jajaran Hisbullah. Narasumber Ir. KH. A. Makky Hasyim, MT  yang merupakan dzurriyah KH. M. Hasyim Latif menyampaikan Perjalanan NU dengan Islam tidaklah jauh berbeda. Kebijakan dan ikhtiar ulama menyikapi mabadi khoirul ummah dan strategi politik untuk resolusi jihad adalah ikhtiar  untuk mempertahankan NKRI,”

Bedah buku yang dimoderatori oleh Ust Arisy

Karimi, M.Pdi juga menghadirkan narasumber Drs. KH. Masyhudi Muchtar, MBA yang merupakan kader dari KH. M. Hasyim Latif . Ia menyampaikan teladani yang ada dari isi buku tersebut . Ulama menjadi penyangga dari NU.“Bahkan tradisi masyarakat yang ada tahlil itu membuat NU semakin kuat ,” tegasnya.

Untuk penyempurna, diakhir acara Gus Najib yang merupakan

Ketua Lembaga Ta’lif Wan Nashr NU  mengatakan membuat sebuah lembaga berkhidmat untuk menerbitkan buku dan mengembangkan karya tulis. Ia juga mengemukakan Aswaja tidak aka nada di Indonesia tanpa  NU. Bedah buku ini

untuk mengetahui pemahaman NU orisinal untuk disimak dengan mendalam.