Diklat Jurnalis Digital NU Milenial


Sidoarjo, 3 Nopember 2019

Di Era Digital saat ini, berita, informasi bahkan buku sudah mengarah pada elektronik atau online.
Unit peningkatan skill & talenta kader kader NU Sidoarjo dibidang jurnalis serta pemberitaan, dua lembaga di Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, Jawa Timur bergandengan turut mensukseskan acara ini.

Dua lembaga tersebut yakni Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) & Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sidoarjo bersinergi utk mengadakan diklat Jurnalis dengan peserta dari lembaga NU struktural dan non struktural.

Pemateri diklat dari para praktisi dibidang jurnalis dan penulis buku.
Acara dibuka oleh Wakil Sekretaris PCNU Gus Aris Karomy. Harapan beliau bahwa berita & informasi dimedsos sàat ini sedikit mutiaranya, maka beliau berharap para kader NU bisa menjadi produsen mutiara informasi, berita serta dakwa para Ulama dan Kyai NU yang berciri khas Nusantara, Moderat, menyejukkan serta menjadi perekat persatuan kesatuan NKRI.

Materi pertama diisi oleh M. Subhan, Wartawan Utama Majalah Aula yang juga ketua PC LTTNU Sidoarjo dengan tema “Menulis itu Mudah” . untuk mengawali materinya, sebagai penumbuh semangat menulis beliau mengenalkaN tokoh-tokoh penulis terkenal yg rata-rata mempunyai latar belakan orang miskin dan berstatus pegawai.

”Menulis itu seperti naik sepeda, kalau saat belajar tidak berani jatuh ya tidak akan bisa naik sepeda. kalau sudah bisa naik sepeda tapi drudukan seperti orang tua pelan-pelan, lewat pinggir saja, sejak dulu sampai sekarangpun mancalnya ya seperti itu saja, bisa tapi tidak ada peningkatan. tapikalau belajarnya niru arek Sidodadi ya belajar ngebut, ngepot, ngetril standing, ya akan luar biasa.” begitu tutur penulis buku Antalogi NU saat menutup materinya.

Materi selanjutnya bertema Teknik Penulisan Berita yang disampaikan oleh M. Muata’in Wartawan Harian Bangsa serta Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Materi ketiga disampaikan oleh Gus Syukron Dosy Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Menyampaikan materi Kiprah dan Strategi NU di Era Revolusi.

Pada Materi terakhir kali ini dilakukan dengan diskusi dan refleksi yang dikomandoi oleh panitia dari LTNNU yakni Bu Mukhzamila, Pak M. Fahmi, Zailmi Fanani dan Ahmad Daroini.

Peserta sangat antusias hingga di akhir acara masih banyak yang aktif bertanya dan semakin semangat menjadi bagian dari kader penebar mutiara.