MENGENAL ANDALUSIA, PENINGGALAN EROPA: SEBUAH CATATAN PERJALANAN

OLEH : SITI NURUL F.S., S.TP., M.Sc. (AKTIVIS LPPQ AL-KARIM JAWA TIMUR)

Perjalanan selalu menyelipkan kesan tersendiri, tentu tergantung dari tujuan mengapa kita melakukannya. Sebagian besar perjalanan yang saya lakukan adalah untuk alasan belajar; yaitu tuntutan akademik untuk berpindah-pindah tempat. Tetapi ada sebagian waktu luang yang saya ingin gunakan untuk melihat khazanah lebih luas, melepas penat, dan belajar hal lain yang tidak bisa saya dapatkan di kelas.

Nama saya Siti. Menjadi santri KH M. Sholeh Qosim membuat saya beruntung untuk bisa mendapatkan ketauladanan dan bekal ilmu agama dari beliau. Saya bertekad untuk mencari “Islam” kemanapun kaki ini melangkah, dan akhirnya memutuskan untuk menapaki daerah yang menunjukkan kejayaan Islam di masa lampau yang dulu menyilaukan Eropa dan seluruh dunia dengan kekuatan dan keilmuwannya: Andalusia. Andalusia merupakan daerah otonomi di Semenanjung Iberia, Spanyol bagian selatan. adalah Córdoba, Granada Daerah ini meliputi delapan provinsi, beberapa di antaranya yang paling terkenal dan Seville. Nama Andalusia berasal dari Bahasa Arab yaitu Al-Andalus (الأندلس), berasal dari nama Vandals.1

Awal mula daerah ini dikuasai Islam bermula dari perkembangan pesat Dinasti Umayyah pada akhir abad ke-7 dan awal abad ke-8 revolusi telah terjadi di Maroko pada tahun 740.Penaklukan Iberia dilakukan oleh orang-orang Arab dan Berber (berasal dari Maroko dan sekitarnya yang juga telah ditaklukkan dan berpindah memeluk Islam) di bawah pimpinan Tariq bin Ziyad dan Tarif bin Mulluq melalui selat Gibraltar. Daerah baru kekuasaan Dinasti Umayyah ini dikenal sebagai Al-Andalus, yang tetap berdiri walaupun Dinasti Umayyah mulai terguncang dan revolusi telah terjadi di Maroko pada tahun 740. Dinasti Umayyah Cordoba dipimpin oleh Khalifah Abdur Rahman, selanjutnya mengalami beberapa transisi hingga kejatuhannya dikalahkan oleh kerajaan-kerajaan Kristen di Spanyol dan sekitarnya pada tahun 14922.

Kejayaan Andalusia saat itu meliputi banyak hal. Daerah ini menjadi pusat perhubungan dagang Eropa dan daerah timur hingga bisa dikatakan sangat makmur. Selain itu, banyak sekali ilmuwan muslim yang menelurkan penemuan-penemuan berharga. Beberapa di antaranya adalah :

  1. Ibnu Rusydi/Averrous, Filsuf yang berjasa mengintegrasikan islam dengan tradisi pemikiran Yunani
  2. Ibnu Hazmi, Seorang ulama mujtahid yang menulis kitab Al-Muhalla
  3. Al-Qurtubi, Ahli tafsir yang menulis tafsir Al-Qurtubi
  4. Az-Zahrawi, Seorang dokter ahli bedah yang memperkenalkan teknik kejururawatan dan menciptakan alat pembedahan beserta teknik bedah luar-dalam. Beliau juga menulis buku medis bergambar yang menjadi rujukan pakar kedokteran.
  5. Ibnu Wafid Al-Lakhmi, Ibnu Tufail, dan Al-Ghafiqi, Para dokter dan tabib terkemuka
  6. Al-Idrisi, Seorang kartografer dan geografer
  7. Ibnu Abbas bin Farnas, Peletak dasar konsep pesawat terbang