NGAJI BARENG BERSAMA KYAI SHOLEH

Pengajian kitab Attibyan Fii Adaabi Hamalatil Qur’an Oleh Kiai kita, pengasuh LPPQ Al Karim Jawa Timur, DR.KH.Muhammad Sholeh Qosim, M.Si dalam Rangka Tasyakuran Wisuda Jama’ah Muhammad Cheng hoo Pandaan. Dalam kesempatan ini beliau membahas tentang
اكرام أهل القرأن والنهي عن أذاهم (MENGHORMATI AHLI AL-QUR’AN DAN LARANGAN MENYAKITI ULAMA)

KYAI SHOLEH MENYAMPAIKAN ATTIBYAN FII ADAABI HAMALATIL QURÀN

Dalam Hadits Nabi : Sesungguhnya termasuk mengagungkan Allah ta’ala adalah : Menghormati orang tua yang muslim, Menghormati pengkaji Al Qur’an yang tidak melampaui batas, Menghormati penguasa yang Adil (HR.Abu dawud). Kyai Sholeh memaparkan bahwa  Kiyai, Ustad atau Guru ngaji menjadi pelayan Ummat, Seorang penghafal/pengkaji Al-Qur’an tidak harus mengharapkan penghormatan dari manusia,Seharusnya mereka yang menjadi pelayan ummat (Dakwah) dan mereka tidak untuk di perjual belikan, Bagi Warga NU hendaknya menghormati pejabat negara dan senang bersilaturrahim.

Ciri NU adalah Mengikuti ajaran Walisongo diantaranya :
Membudaya,Pedagang, Dermawan(Loman), Menjadi Pejabat (Umaro’).     Di dunia ini yang menjadi pelindung hanya 1 yaitu Allah SWT. Semoga bermanfaat.