KYAI MUSTOFA BISRI : Ulama Moderat dan Kontekstual

KH. Ahmad Mustofa Bisri (Tengah) bersama KH. Sholeh Qosim (kanan) dan bu nyai Hj Yul Mazidah (pojok kanan)

Dr. (H.C.) K.H. Ahmad Mustofa Bisri atau lebih sering dipanggil dengan Gus Mus (lahir 10 Agustus 1944 di Rembang) adalah pimpinan Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang. Gus Mus pernah menjadi Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada tahun 2014 hingga 2015 karena menggantikan KH. Sahal Mahfudz yang wafat. Ia juga seorang penyair dan penulis kolom yang sangat dikenal di kalangan sastrawan. Di samping budayawan, dia juga dikenal sebagai penyair.

Pemikiran keagamaan KH. Mustofa Bisri  dinilai oleh banyak kalangan bersifat moderat. Sikap moderat ini merupakan sikap yang diambil dengan menggunakan pendekatan ushul fiqh yang mengedepankan kemaslahatan dan kebaikan umat islam yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi zaman clan masyarakatnya. Oleh karena itu pemikirannya sangat kontekstual.

Pemikiran-pemikiran KH. Mustofa Bisri itu biasanya dituangkan dalam bentuk tulisan yang disusunnya menjadi buku-buku. kitab-kitab, dan lain sebagainya. Banyak sekali karya KH. Mustofa Bisri yang sampai sekarang menjadi rujukan bagi para ulama dan santri di Indonesia dan di Jawa khususnya. Hasil karya yang sudah tercetak kira-kira sebanyak buah. Alhamdulillah jumat, 01 juli 2022 Kyai Sholeh dan Ibu Nyai silaturahim ke ndalem Yai Mustofa Bisri untuk menyambung sanad Kitab al-Iksir fi Tarjamah ‘Ilm al-Tafsir karangan ayahanda beliau, KH Bisri Mustofa.Dimana kitab tersebut telah dikhatamkan 1000 santri LPPQ AL-KARIM Jatim pada bulan ramadhan tahun ini. Semoga berkah manfaat..Aamiin..